Lokasi pusat perbelanjaan bahan pangan di kawasan perdesaan pedalaman Kalimantan menyajikan pemandangan unik yang tidak pernah ditemukan di daerah perkotaan. Area Pasar Tradisional berstruktur kayu ini dipadati oleh kawanan primata ekor panjang yang hidup berdampingan secara damai dengan para pedagang sayuran. Kawanan satwa liar tersebut dengan bebas berkeliaran di antara lapak-lapak dagangan tanpa merusak atau mengganggu aktivitas jual beli warga. Para pedagang justru dengan senang hati membagikan sisa-sisa buah pisang dan sayur segar kepada kawanan primata yang datang berkunjung setiap pagi hari.
Interaksi harmonis antara manusia dan satwa liar ini telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa pernah terjadi konflik yang merugikan kedua pihak. Di dalam Pasar Tradisional unik ini, kawanan primata terlihat sangat jinak dan terbiasa dengan keberadaan kerumunan orang yang lalu lalang belanja. Banyak pengunjung sengaja datang membawa buah-buahan segar hanya untuk merasakan pengalaman memberi makan primata secara langsung di area jual beli. Suasana pasar yang riuh oleh tawar menawar barang berpadu indah dengan suara riang kawanan primata di atas atap pasar.
Keberadaan primata di area transaksi ini dipercayai warga lokal sebagai pembawa keberkahan dan penglaris rezeki bagi hasil dagangan mereka. Pengelola Pasar Tradisional memasang papan imbauan agar para pengunjung tidak menyakiti atau memberi makanan berbahaya kepada kawanan primata pelestari hutan tersebut. Kebersihan area dagang tetap dijaga secara ketat oleh para pedagang dengan membersihkan sisa-sisa makanan setelah aktivitas pasar selesai di siang hari. Keharmonisan hidup bersama alam ini menjadi contoh nyata penerapan kearifan lokal dalam menjaga kelestarian ekosistem.
Fenomena langka ini mendadak tular di media sosial dan menjadikan kawasan perbelanjaan rakyat ini sebagai objek wisata baru yang ramai dikunjungi. Kedatangan para wisatawan luar daerah memberikan dampak peningkatan omzet penjualan bagi para pedagang Pasar Tradisional setempat. Pemerintah daerah melalui dinas lingkungan hidup rutin menerjunkan tim medis veteriner untuk memeriksa kesehatan kawanan primata agar terbebas dari penularan penyakit. Sinergi ini memastikan bahwa kawasan jual beli unik ini tetap aman dan nyaman bagi semua pihak.
Pembenahan fasilitas tempat berjualan dan penataan area interaksi satwa akan terus ditingkatkan oleh pengelola pasar. Pembangunan sarana edukasi mengenai perlindungan primata hutan akan disediakan bagi anak-anak sekolah yang datang berkunjung. Kebersamaan antara kehidupan manusia dan kelestarian satwa liar di lokasi ini akan terus dijaga sebagai warisan kearifan lokal yang membanggakan. Keunikan tempat ini akan selalu menjadi daya pikat utama bagi pariwisata Kalimantan Selatan.
