Di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto sejak tahun 2017, Golkar berupaya merevitalisasi diri dan kembali solid. Setelah dilanda konflik internal yang panjang, Airlangga berhasil menyatukan faksi-faksi yang bertikai. Ia memulihkan kembali harmoni di internal partai. Langkah ini menjadi krusial untuk mengembalikan citra Golkar sebagai partai yang stabil dan kuat, yang mampu memimpin di tengah tantangan politik.
ditandai dengan fokus pada isu-isu ekonomi dan pembangunan. Ia membawa Golkar untuk kembali kepada DNA-nya sebagai partai yang berorientasi pada karya. Dengan pendekatan ini,mencoba melepaskan Golkar dari isu-isu politik yang memecah belah dan mengarahkannya pada solusi-solusi konkret yang dibutuhkan masyarakat.
Strategi yang diterapkan ini terbukti efektif. Dengan kembali berfokus pada pembangunan, Golkar berhasil mendapatkan kembali kepercayaan publik. Mereka menempatkan kader-kader terbaiknya di posisi strategis pemerintahan, memastikan bahwa program-program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Airlangga juga berhasil membawa Golkar untuk menjadi bagian penting dari pemerintahan koalisi. Dengan posisinya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga memberikan Golkar pengaruh yang signifikan dalam pengambilan keputusan. Ini menunjukkan bahwa Golkar, di bawah kepemimpinannya, tidak hanya solid secara internal, tetapi juga relevan secara eksternal.
Kebangkitan Golkar di bawah juga terlihat dari perolehan suara di pemilihan umum. Meskipun belum kembali menjadi pemenang, Golkar berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu partai terbesar di Indonesia. Hal ini adalah bukti bahwa Airlangga berhasil membawa Golkar melewati masa-masa sulit.
Meskipun Orde Baru telah berakhir, peran Golkar dalam politik Indonesia tetap relevan. Kisahnya mengajarkan kita tentang bagaimana kekuatan politik dapat dibentuk dan dipertahankan.
Secara keseluruhan, kepemimpinan Airlangga Hartarto adalah babak penting dalam sejarah Golkar. Kisah ini mengajarkan kita tentang bagaimana sebuah entitas politik harus beradaptasi dengan perubahan. Kebangkitan Golkar di bawah juga terlihat dari perolehan suara di pemilihan umum. Meskipun belum kembali menjadi pemenang, Golkar berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu partai terbesar di Indonesia. Hal ini adalah bukti bahwa Airlangga berhasil membawa Golkar melewati masa-masa sulit.
